Pages

Tampilkan postingan dengan label Wajah Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wajah Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 November 2012

Tentang Mereka yang Kadang Terlupakan

Seseorang yang tidur di depan toko) Sering aku berfikir kalau aku tidak seberuntung mereka yang berada di atas sana. tapi ternyata itu salah bahkan sangat salah besar, kali ini aku disadarkan kembali dengan dipertemukannya oleh Alloh dengan saudaraku yang hidupnya seperti ini . ternyata masih banyak saudara-saudaraku yang tidak seberuntungku, dengan apa yang telah aku dapat dan miliki saat ini.

Banyak hal yang bisa ku ambil hikmah dari ini semua, dari sini aku diingatkan agar selalu bersyukur dengan apa yang telah aku dapat selama ini, dan ternyata syukur tidak hanya sekedar mengucapakn kata ‘Alhamdulillah..’ syukur yang sebenarnya dapat terlihat dari cara kita meningkatkan kualitas iman dan takwa kita. 

Nampaknya Alloh juga ingin melihatku agar memiliki rasa kasihan, dengan rasa kasihan itu membuat aku untuk menyanyangi sesama, dari menyayangi sesama akan tibul rasa untuk berbagi. berbagi sini banyak sekali ternyata macamnya, salah satu contohnya adalah bersedekah. Subhanallah.. Alhamdulillah.. Allahu akbar..

Bagaimana dengan Anda?

Aku tidak bermaksud apa-apa, hanya saja mencoba untuk membantu mereka dalam menyampaikan suara hati kecil mereka.

Semoga bermanfaat.


Senin, 23 Juli 2012


Dari yang paling pojok kiri Muhammad Arif Rachman, Muhammad Arieffahmi, Muhammad Hanafi, Muhammad Zaini, Duddy Febryannur. Anak buah guru habib Zein Al-Idrus kampung melayu Martapura.

Minggu, 22 Juli 2012

Dengan berbagi, hidup akan jauh lebih berarti



Subhanallah.. Dengan berbagi, hidup akan jauh lebih berarti. Insya Alloh.. karena rezeki kami adalah rezeki mereka juga.

Ketika Keegoisan Itu Menghampiri



Terlihat mas yang pakai kaos hijau dan disebelahnya bapak2 berkemeja putih sedang menerapkan cara kuno di dalam kereta. Dapat tempat duduk dan langsung pejamkan mata pura2 tidur adalah cara kuno dan sebenarnya sangat memalukan bagi seorang laki2, padahal tepat didepannya ada seorang ibu2 yang sedang menggendong anak. keegoisan manusia sangat mudah dilihat disini.

Sebenarnya saya sudah coba beberapa kali cara kuno ini, tapi ketika ada seseorang menegur saat saya pura2 tidur "Mas, gantian mas.. itu ada ibu2" atau juga "Mas, mas.. itu ada ibu2 gendong anak, berdiri mas" dari saat itulah rasa malu saya itu meluap sangat tinggi. hahahaha

Malu sebagian dari iman, jika kita tidak malu dengan hal kecil seperti ini sama saja kalau kita itu .... ? ^,^v peace..

Lihat dan Rasakan




Bisa dilihat anak kecil yang berkaos merah belang putih didepan pintu Metro mini dan anak kecil berkaos biru mudah yang membelakangi kamera, bagi saya meraka adalah guru terkecil saya yang mengajarkan tentang apa arti kehidupan.Tetap berusaha melakukan apa yang mereka bisa walaupun keadaan yang menyekik mereka di tengah2 mewahnya ibu kota jakarta.Saya sering berfikir kalau saya tidak seberuntung mereka yang berada di atas sana, tapi mereka menyadarkan saya bahwa masih banyak yang saudara2 saya yang tak seberuntung saya.Dua hal dari banyaknya pelajaran yang mereka ajarkan kepada saya itu adalah tentang semangat hidup dan rasa untuk selalu bersyukur.

Rabu, 14 Desember 2011

Lihat, Rasakan, Renungkan

Seorang anak kecil sedang menyemir sepatu untuk memenuhi biaya kehidupannya sehari-hari.

Senin, 12 Desember 2011