
Pages
Jumat, 03 Februari 2012
Ketika Cinta Harus Memilih

Sabtu, 28 Januari 2012
Shalawat Badriyah
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."(Q.S. Al Ahzab :56)
Nabi Muhammad saw. bersabda :
- Barang siapa bershalawat untukku sekali, niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali. (HR Muslim)
- Bahwasanya bagi Allah Tuhan semesta alam ada beberapa malaikat yang diperintah berjalan dimuka bumi untuk memperhatikan keadaan hamba-Nya. Mereka menyampai-kan kepadaku ( sabda nabi) akan segala salam yang diucapkan oleh ummatku. (HR. Ahmad)
- Barang siapa bershalawat untukku dipagi hari sepuluh kali dan dipetang hati sepuluh kali mendapatkan ia syafaatku pada hari kiyamat (HR . At Thabrany Al Jami')
- Manusia yang paling utama terhadap diriku pada hari kiyamat, ialah manusia yang paling banyak bershalawat untukku (HR At Thurmudzy)
Shalawat banyak macamnya, salah satunya Shalawat Badriyah.
Sumber Gambar :http://orgawam.wordpress.com
Shalaatullaah Salaamul laah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah
Shalaatullaah Salaamulleah ‘Alaa Yaa Siin Habiibillaah
Tawassalnaa Bibismi llaah Wabil Haadi Rasuulillaah
Wakulli Mujaahidin Lillaah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
llaahi Sallimil Ummah Minal Aafaati Wanniqmah
Wamin Hammin Wamin Ghummah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
Ilaahi Najjinaa Waksyif Jamii’a Adziyyatin Wahrif
Makaa idal ‘idaa wal thuf Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
llaahi Naffisil Kurbaa Minal’Ashiina Wal’Athbaa
Wakulli Baliyyatin Wawabaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
Wakam Min Rahmatin Washalat Wakam Min Dzillatin Fashalat
Wakam Min Ni’matin Washalat Bi Ahlil Bailri Yaa Allaah
Wakam Aghnaita Dzal ‘Umri Wakam Autaita D’Zal Faqri
Wakam’Aafaita Dzal Wizri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
Laqad Dlaaqat’Alal Oalbi Jamii’ul Ardli Ma’ Rahbi
Fa Anji Minal Balaas Sha’bi Bi Ahlil Badri Yaa A,llaah
Atainaa Thaalibir Rifdi Wajullil Khairi Was Sa’di
Fawassi’ Minhatal Aidii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
Falaa Tardud Ma’al Khaibah Balij’Alnaa’Alath Thaibah
Ayaa Dzal ‘lzzi Wal Haibah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
Wain Tardud Faman Ya-Tii Binaili Jamii’i Haajaati
Ayaa jalail mulimmaati Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
llaahighfir Wa Akrimnaa Binaili Mathaalibin Minnaa
Wadaf i Masaa-Atin ‘Annaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
llaahii Anta Dzuu Luthfin Wadzuu Fadl-Lin Wadzuu ‘Athfin
Wakam Min Kurbatin Tanfii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
Washalli ‘Alan Nabil Barri Bilaa ‘Addin Walaa Hashri
Wa Aali Saadatin Ghurri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
*maaf kalau ada salah penulisannya..
Menurut buku amalan sholeh yang saya punya apabila kita membaca faedah dari shalawat ini di antaranya diselamatkan dari kerusakan, kesulitan, duka cita (kesedihan) dan bala bencana.
Ketika kita sudah bisa mencintai Allah swt, maka pasti kita juga akan mencintai nabi yaitu dangan bershalawat kepadanya.
Semoga bermanfaat.. maaf jika masih banyak kekurangan..jika ada yang kurang tolong ditambahkan.
Mari kita saling bebagi.^^
Wassalmu'alaikum.wr.wb.
Awal langkah yang pahit

Bismillah..
Dimulai dari awal aku melangkah sendiri merantau ke tanah seberang saat memasuki dunia perkuliahan, disini lah awal dari perjuanganku yang sesungguhnya. Berjalan melangkah mengarungi hidup, mencari pengalaman, mengejar masa depan yang cemerlang, dan berharap bisa kembali ke tanah kelahiran dengan sejuta kebanggaan dari semua teman, sahabat, dan yang paling utama adalah untuk orang tuaku. Tentunya semua itu harus ku arungi sendiri dan jauh dari sisi orang tua.
Saat pertama kalinya aku menginjakan kakiku ditanah perantauan ini, banyak hal yang sangat berbeda yang kutemui disini. Semua itu jelas dari segi sosialnya. Bahasa-bahasa gaul seperti Gue, Elue, Nyokap, Bokap harus kukuasai agar aku tak kaku dalam berkomunikasi dengan orang disini khususnya untuk kalang mudanya. Awalnya karena belum terbiasa, memang terdengar kaku ketika mendengar aku berbicara karena kata-kata seprti gue, Elue, Nyokap, Bokap itu biasa kupakai dengan bahasa daerahku sendiri seperti Ulun, Pian, Mama’, Abah.
Di semester satu, aku sudah banyak sekali menemukan berbagai cobaan yang begitu beratnya. Pernah saat itu saat itu pengumuman nilai murni ujian tengah semester satu aku terkejut melihat nilai matakuliah Bahasa Inggris I ku mendapat nilai 0. Secepatnya aku menemui dosenku tersebut dan menanyakan mengapa ini bisa terjadi. Ternyata aku dituduh oleh dosenku menyontek, aku sudah berusaha membela diri dan menyangkal semua itu tidak benar. Akan tetapi dosenku tersebut tetap dengan pendiriannya. Semua itu membuat aku kesulitan untuk memperoleh nilai dengan grade A disemester itu, saat itu nilai A sudah tidak mungkin lagi kudapatkan, bahkan untuk lulus saja nilai UAS Bahasa Inggris ku saja harus mendapat minimal 75 dan itu pun nilaiku masih C. Nilai murni yang sangat berat bagiku karena sudah dari SMP dulu aku mengalami masalah dengan pelajaran bahasa Inggris. Memang dari dulu nilai bahasa inggrisku selalu saja pas-pasan dengan standard kopetensi. Semua masalah itu aku ceritakan kepada kedua orangtuaku yang ku telpon malam itu juga dengan tertangis sangat sedih, ibuku dan ayahku hanya bisa memberiku semangat dan doa dari jauh, yang kutahu ibuku juga ikut mengis mengenai cobaan yang sedang menimpaku ini. Saat itu aku sudah merasa berdosa sekali sudah membuat mereka bersedih. Mulai dari situ aku jauh lebih giat dan gigih lagi dalam belajar khususnya untuk matakuliah bahasa Inggris. Subuh, pagi, siang, malam selalu ku baca modul-modul yang ada. Sampai tidur malam pun aku hanya sebentar, berharap agar aku bisa lulus mata kuliah ini. Sering perasaaan mengahantui jika aku gagal, otomatis aku harus mengulang dan aku tidak jadi pulang ke kampung halamanku. Tetapi obat dan menambah semangat belajar dan yakin bahwa aku bisa adalah dengan mengingat ibuku.
Hari demi hari kulewati dengan sungguh-sungguh belajar sampai tiba pada akhirnya bertemu lagi dengan ujian akhir semester. Dimana hari itu adalah penentuan antara lulus atau tidaknya aku. Alhamdulillah berkat perjuangan kerasku dan tentunya doa dari kedua orang tuaku aku berhasil lulus mata kuliah itu. Kabar kelulusan ku itu adalah kabar kebahagiaan bagi orang tuaku, terutama untuk ibuku. Tidak hanya itu saja, aku senang ketika melihat ibu ku bahagia karena meliahat IPK ku semester satu itu lumayan tinggi dengan angka kepala 3(tiga). Di semester satu, aku sudah banyak menemui pelajaran yang berharga. Meskipun aku saat itu belum sekuat yang kuharapkan dalam menghadapinya.
Neraca Saldo (Dasar-dasar Akuntansi Bagian 4)
Neraca Saldo adalah daftar yang berisi kumpulan seluruh akun/perkiraan Buku Besar. Neraca Saldo biasanya disiapkan pada akhir periode atau dapat juga disiapkan kapan saja untuk memastikan keseimbangan Buku Besar. Untuk menyiapkan Neraca Saldo, saldo tiap perkiraan harus ditentukan terlebih dahulu.
Neraca Saldo disusun untuk memastikan bahwa Buku Besar secara matematis adalah akurat dengan pengertian bahwa jumlah saldo-saldo debet selalu sama dengan saldo-saldo kredit. Namun keseimbangan bukan berarti catatan-catatan akuntansi benar-benar akurat.
Bentuk dari Neraca Saldo sama seperti pada bentuk jurnal umum.
Saldo setiap akun disusun berurutan dari akun Neraca dan akun Rugi Laba sebagai berikut:
a) Aktiva Lancar
b) Aktiva Tetap
c) Aktiva Lain-lain
d) Utang Lancar
e) Hutanng Tidak Lancar
f) Ekuitas
g) Pendapatan Operasi
h) Pendapatan Non Operasi
i) Beban Operasi
j) Beban Non Operasi
Berdasar contoh Buku Besar pada posting sebelumnya dapat disusun Neraca Saldonya sebagai berikut:



